flash vortex

Jumat, 13 Januari 2012

Metanarasi kapitalisme


Ketika membaca kata penindasan, perjuangan kelas, revolusi, borjuis-proletar,mungkin kalian mengira kami ini adalah sosialis, marxis, atau komunis ?. tidak, kami katakan tidak. Kami bukanlah sosialis, marxis,  komunis, atau kiri baru. Kami adalah manusia2 pembebasan, yang anti kapitalisme, anti sekulerisme,  anti demokrasi, dan metanarasi2nya. Kami bukanlah martir yang sekedar menuju negara tanpa kelas yang tanpa aturan. Tapi kami adalah pejuang2 revolusi menuju tegaknya sebuah Negara tanpa kelas dengan aturan Allah SWT. Ketika rakyat miskin-kaya mendapat jaminan kehidupan, rakyat-penguasa duduk sama rendah dalam majelis ilmu, pendidikan-kesehatan gratis untuk semua, dimana ketinggian derajat diukur dari tingkat ketaqwaannya kepada Allah, bukan dari materi dan manusiawi. Yaitu ketika kapitalis lenyap hingga ke akarnya dan Islam menjadi rahmat bagi semesta. Wajarlah jika semangat ini dan kebencian mutlak kepada kapitalisme membuat kami berkata fuck of capitalism, sekulerism, and democration.maaf.
Semangat anti kapitalis ini terus terang ingin kami ekspor kepada anda revolter muda. Sebagian dari anda sering menyeru anti penindasan, menghujat pemerintah atas kebijakan penggusuran rumah, menaikkan BBM, korupsi dana rakyat, dll. Kami mengacungkan jempol untuk anda. Tapi kini kapitalis menyerang dengan berbagai macam metanarasi baru untuk lebih menancapkan kuku hitamnya. Dan sebagian pejuang antisistem tenyata terperdaya dalam wajahmanisnya.
Metanarasi kapitalisme hitam ini adalah skenario2 (narasi) baru kapitalisme tatkala bereaksi terhadap perkembangan dunia. Ketika kapitalisme menemukan semangat perjuang Islam fundamental, maka dihembuskanlah Islam liberal/moderat, melihat Islam politik dibesarkanlah demokrasi politik, gaya hidup hedonis dan bebas untuk menggerogoti kepribadian Islam, universalitas dikotakkan dalam nasionalisme, dll. Sehingga dengan sangat mudah ditemukan liberalisasi, pluralisme, feminisme, perenialisme, demokrasi, hedonisme, kompromi agama dalam kehidupan ini. Memang kapitalisme adalah racun yang mencemari setiap ruang kehidupan. Jadilah manusia senantiasa terjebak dalam skenario2 ini. Dan mau tidak mau ketika  metanarasi2 semakin popular oleh pengembannya, maka semakin kokohlah akar kapitalisme dibumi ini.
Dan semakin parahlah sepakterjang metanarasi jahanam itu oleh aksi pejuang antisistem murahan. Tatkala banyak muncul perjuangan anti kapitalis, tenyata perjuangan itu rusak oleh kebodohan pengembannya.  Perjuangan anti kapitalis terjebak dalam jeratan ide Islam liberal, pemikiran  moderat, politik demokrasi, hak asasi manusia, pandangan nasionalisme, profesionalitas sekuler, pejuang2 hedonis, dan lainnya. Maka perjuangan itu bukan lagi mampu memusnahkan kapitalisme, tapi lebih membuat rantai berduri itu menjerat leher manusia dan peradabannya.
Harus sekali lagi kita melihat arah dan instrument perjuangan suci kita. Hipokritlah kita kalau tidak berkenan merubah jalan perjuangan, kalau ternyata metanarasi kapitalisme memenuhi pemikiran. Hancurlah kemurnian ide oleh nafsu kebodohan. Kawan revolusi ini adalah mulia. Janganlah anti kapitalisme ini diracuni dengan perjuangan2 hipokrit (munafik) karena alasan ketakutan dan ketidakmampuan diri. Revolusi ini butuh pejuang, jalan, visi,dan tujuan yang murni. Sebuah kemurnian anti kapitalis, anti penindasan kaum miskin, anti metanarasi2 busuk kapitalisme, dalam pelukan ideology tuhan (Islam). Sebuah pelukan hangat dan mesra dalam kebahagiaan. Viva revolution, viva chaliphate and Islamic system. ALLAHUAKBAR !!!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar