Demokrasi hampir mati. kala majat kakoe bergelimpangan di
djalan palestina. ketika reroentoehan bangoenan mendjadi saksi garangnja
boeldozer koefoer jang menghantjoerkan naoengan. itoelah israel
terlaknat jang selaloe menteror saoedara palestina dalam kematian. boemi
kashmir mendjadi saksi bisoe keserakahan rezim demokrasi india-pakistan.
pemoeda thailand
di timboen lajaknja karoeng beras tanpa njawa. dan sang adidaja doenia merasa
tidak pernah mampoe melawan geriljawan moedjahid irak. diapoen mengadjak negara
ekornja mengerojok daging jang soedah kojak. rakjak irak dibinasakan hanja
oentoek satoe alasan "demokrasi biadab". kawan, pernahkah kita
merintih sakit serasa mendjadi saoedara jang terhina oleh adidaja. karena kita
dikotakkan nasionalisme jang mematikan,kita hanja mendjadi penonton binasanja
saoedara se-adam. dan kadang kita malah tertawa, he he he.. rasakanlah para
penentang demokrasi "kami" jang moelia. tapi sekarang kalanja kita
berfikir djenioes. tatkala adidaja itoe menoendjoekkan kegarangannja \ walaoe
dengan kedok demokrasi ataoe sematjamnja. sebenarnja meraka telah
menoendjoekkan bahwa,palestina, kashmir, irak, thailand
selatan, iran, soeriah,
soedan, indonesia,
menjimpan energi dahsjat terpendam. laloe bagaimana djika semoea negeri tadi
bersatoe,dan mereka semoea negeri moeslim. bagaimana kalaoe semoea kaoem
moeslimin di doenia ini disatoekan dalam khalifah rasjidah. agaknja seloeroeh
negeri bodoh pengekor adidaja tak kan
mampoe. bahkan hanja oentoek memboeat gentar seorang moedjahid pentjari sjahid.
sadarkan otak kita. moesoeh besar peradaban " usa dan ekornja" sedang dalam
ketakoetan besar,lajaknja anak ajam akan segera bertemoe beroeang. dan sekali
lagi kita patoet bergembira. karena mereka bodoh sekali. demokrasi jang mereka
agoengkan mereka indjak sendiri. katanja mengakoei ham tapi mereka menghinakan
boekan lagi harga diri manoesia, tapi njawa dengan moedah mereka lenjapkan.
mereka memaksakan pemiloe dengan hasil seadanja dan katanja oentoek
kemakmoeran-demokrasi, walaoe perang dan kesengsaraan sebagai pemaksa. mereka
hanja berfikir menjelamatkan kapitalisme jang rejot dengan tambal soelam
demokrasi jang kajoenja keropos. mereka sekedar melemahkan beroeang jang akan
bangoen dengan mengeloes satoe bagian dan menoesoek bagian jang lain. memboeat
bagian koekoe dan beberapa koelitnja mendjadi hiasan permainan. tapi sekali
lagi jang memboeat kita bahagia adalah,mereka soedah gelap mata mengambil
tindakan tanpa arah oentoek mentjegah roeboehnja hegemoni. nggak pedoeli
sesoeai ham-demokrasi-kebebasan ataoe apalah, toh semoea istilah bodoh itoe
mereka jang boeat sendiri. maoe di gimanain djoega boleh-kan goea jang poenja.
demokrasi soedah dikorbankan-oentoek peradaban-nilai2nja di koeboer oentoek
pondasi menghadapi amoekan beroeang. demokrasi soedah hampir mati. adalah bodoh
djika kita masih mendjadi orang-orang jang dibodohi pengindjak2 otak sendiri.
(saat itoe seorang kawan menangis tersedoe, seorang sahabatnja jang doeloe
sangat ditjintainja sedang sekarat-tapi herannja ia menangis sambil tersenjoem
sinis, “akoe sedang sangat bahagia” katanja. demokrasi sahabatkoe doeloe -jang
kini adalah moesoeh oetamakoe- kini soedah sekarat. mari kita beritahoe kawan2
revoloesi, bahwa demokrasi soedah hampir mati).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar