flash vortex

Jumat, 13 Januari 2012

Seboeah kabar gembira toek revoloesi




Demokrasi hampir mati. kala majat kakoe bergelimpangan di djalan palestina. ketika reroentoehan bangoenan mendjadi saksi garangnja boeldozer koefoer jang menghantjoerkan naoengan. itoelah israel terlaknat jang selaloe menteror saoedara palestina dalam kematian. boemi kashmir mendjadi saksi bisoe keserakahan rezim demokrasi india-pakistan. pemoeda thailand di timboen lajaknja karoeng beras tanpa njawa. dan sang adidaja doenia merasa tidak pernah mampoe melawan geriljawan moedjahid irak. diapoen mengadjak negara ekornja mengerojok daging jang soedah kojak. rakjak irak dibinasakan hanja oentoek satoe alasan "demokrasi biadab". kawan, pernahkah kita merintih sakit serasa mendjadi saoedara jang terhina oleh adidaja. karena kita dikotakkan nasionalisme jang mematikan,kita hanja mendjadi penonton binasanja saoedara se-adam. dan kadang kita malah tertawa, he he he.. rasakanlah para penentang demokrasi "kami" jang moelia. tapi sekarang kalanja kita berfikir djenioes. tatkala adidaja itoe menoendjoekkan kegarangannja \ walaoe dengan kedok demokrasi ataoe sematjamnja. sebenarnja meraka telah menoendjoekkan bahwa,palestina, kashmir, irak, thailand selatan, iran, soeriah, soedan, indonesia, menjimpan energi dahsjat terpendam. laloe bagaimana djika semoea negeri tadi bersatoe,dan mereka semoea negeri moeslim. bagaimana kalaoe semoea kaoem moeslimin di doenia ini disatoekan dalam khalifah rasjidah. agaknja seloeroeh negeri bodoh pengekor adidaja tak kan mampoe. bahkan hanja oentoek memboeat gentar seorang moedjahid pentjari sjahid. sadarkan otak kita. moesoeh besar peradaban " usa dan ekornja" sedang dalam ketakoetan besar,lajaknja anak ajam akan segera bertemoe beroeang. dan sekali lagi kita patoet bergembira. karena mereka bodoh sekali. demokrasi jang mereka agoengkan mereka indjak sendiri. katanja mengakoei ham tapi mereka menghinakan boekan lagi harga diri manoesia, tapi njawa dengan moedah mereka lenjapkan. mereka memaksakan pemiloe dengan hasil seadanja dan katanja oentoek kemakmoeran-demokrasi, walaoe perang dan kesengsaraan sebagai pemaksa. mereka hanja berfikir menjelamatkan kapitalisme jang rejot dengan tambal soelam demokrasi jang kajoenja keropos. mereka sekedar melemahkan beroeang jang akan bangoen dengan mengeloes satoe bagian dan menoesoek bagian jang lain. memboeat bagian koekoe dan beberapa koelitnja mendjadi hiasan permainan. tapi sekali lagi jang memboeat kita bahagia adalah,mereka soedah gelap mata mengambil tindakan tanpa arah oentoek mentjegah roeboehnja hegemoni. nggak pedoeli sesoeai ham-demokrasi-kebebasan ataoe apalah, toh semoea istilah bodoh itoe mereka jang boeat sendiri. maoe di gimanain djoega boleh-kan goea jang poenja. demokrasi soedah dikorbankan-oentoek peradaban-nilai2nja di koeboer oentoek pondasi menghadapi amoekan beroeang. demokrasi soedah hampir mati. adalah bodoh djika kita masih mendjadi orang-orang jang dibodohi pengindjak2 otak sendiri. (saat itoe seorang kawan menangis tersedoe, seorang sahabatnja jang doeloe sangat ditjintainja sedang sekarat-tapi herannja ia menangis sambil tersenjoem sinis, “akoe sedang sangat bahagia” katanja. demokrasi sahabatkoe doeloe -jang kini adalah moesoeh oetamakoe- kini soedah sekarat. mari kita beritahoe kawan2 revoloesi, bahwa demokrasi soedah hampir mati).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar